Mahayana Arya Amoghapasa Hrdaya Sutram

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mahayana Arya Amoghapasa Hrdaya Sutram

Post by skipper on Sat Feb 14, 2009 2:34 pm

Mahayana Arya Amoghapasa Hrdaya Sutram

Mantra Puncak Teratai Dari Hyang Arya Amoghapasa
Om Padmo Ushnisha Vimale Hum Phat


Demikianlah yang telah kudengar. Suatu kali Sang Buddha sedang berdiam di puncak Gunung Potalaka yang dihiasi dengan pohon-pohon permata, di istana Arya Avalokiteshvara bersama-sama dengan 1.800 Bhikshu Sangha.Hadir juga lebih dari 1 biliun Bodhisattva dan para dewa dari tempat kediaman murni. Ia membabarkan Dharma bagi Mereka Semua.

Kemudian Bodhisattva Avalokiteshvara bangkit dari tempat duduk-Nya dan berjalan menuju Sang Buddha. Berlutut di atas tanah dengan bahu kanan-Nya terbuka, lalu merangkapkan tangan, berkatalah Ia, "O Yang Dijunjungi Dunia! Aku memiliki sebuah Dharani yang disebut dengan Amoghapasa Hrdaya yang Aku terima dari Tathagata Lokendraraja pada masa 91 kalpa yang lalu di Dunia Loka-avalokana.

Kegunaan khusus dari Dharani ini adalah untuk memurnikan karma buruk yang timbul sebagai akibat menganiaya para Bhikshu Sangha Yang Agung, Pratyeka Buddha, Bodhisattva, dan Buddha, dimana perbuatan
ini akan menyebabkan seseorang terjatuh ke Neraka Avici.

Pemurnian itu akan menjadi manjur bila seseorang setelah mengakui kesalahan-kesalahannya mengikuti Uposadha Vrata dari Amoghapasa dan menjalankan kedelapan Sila serta melafalkan dharani ini berkali-
kali. Mereka yang membaca dharani ini tujuh kali dengan benar pada tanggal 8 penanggalan candrasengkala akan dianugerahi oleh dua puluh kualitas bajik berikut ini:

1. Ia akan terbebas dari segala jenis penyakit.
2. Bahkan meskipun penyakit itu disebabkan oleh karma, maka ia akan lenyap dengan segera.
3. Ia akan menjadi terkenal dan disukai semua orang.
4. Tubuhnya akan menjadi rahasiah.
5. Ia akan memperoleh banyak harta kekayaan.
6. Harta kekayaannya tidak akan diambil oleh pencuri.
7. Tidak dapat dirusak oleh api.
8. Tidak dapat dirusak oleh air.
9. Tidak dapat disita oleh raja atau pemerintah.
10. Segenap tindak tanduknya akan menjadi sempurna.
11. Bebas dari lima ketakutan pada air dengan teriakan terus-menerus diri sendiri.
12. Melenyapkan segenap gangguan.
13. Kepribadiannya tak akan tercela.
14. Terbebas dari ketakutan terhadap dakini.
15. Kesusahan tak akan bertambah.
16. Tidak mati oleh karena senjata, api, atau air.
17. Para dewa akan melindunginya.
18. Ia akan memiliki cinta kasih dan belas kasih.
19. Kegembiraan.
20. Ketenagan hati dimanapun dia akan dilahirkan.

Disamping itu, dia juga akan menerima delapan kualitas berikut ini:

1. Saat meninggal akan diterima oleh Yang Arya Avalokiteshvara dalam wujud seorang bhikshu.
2. Akan meninggalkan dengan tenang.
3. Tangan dan kakinya tidak akan gemetaran, ia tak akan memiliki pandangan salah.
4. Tubuhnya tak akan menghasilkan kekotoran dan air kencing.
5. Tiada gangguan dari udara.
6. Ia akan diberkahi dengan kesadaran dan kewaspadaan.
7. Ingatannya tak akan melemah.
8. Tak akan meninggal dengan wajah menghadap ke bawah.
9. Tidak akan meninggal karena kemalangan berat.
10. Akan terlahir di manapun ia ingin untuk dilahirkan dan,
11. Akan selalu berhubungan dengan para kalyana mitra.

Seseorang hendaknya melafalkan tiga kali dan menghindarkan diri dari makanan-makanan yang tidak baik seperti daging, minuman keras, bawang merah serta bawang putih. Seseorang hendaknya melakukan yang terbaik untuk menyebar luaskan Dharani ini seluas mungkin. Seseorang hendaknya membebaskan diri dari kekikiran dan iri hati. Ia akan menjadi seorang Bodhisattva apabila melimpahkan jasa pahala dari pelafalan Dharani ini demi semua makhluk.

O, Bhagava! Izinkanlah Aku mewariskan DharaniNya di hadapan Sang Tathagata serta kumpulan Sangha yang terdiri dari Bhikshu, Bhikshuni, Upasaka, Upasika, demi kebaikan semua makhluk. Lalu Sang
Buddha berkata demikian, "Wahai, Makhluk Suci! Inilah waktumu untuk menyebarkan Amoghapasa Dharani. Aku sangat menghargai tindakan ini. Silakan lafalkan. Ini akan menyenangkan semua Bodhisattva dari
ketiga kurun waktu.

Lalu Bodhisattva Avalokiteshvara mengembangkan belas kasih-Nya bagi semua makhluk dan melafalkan Amoghapasa Hrdaya Dharani sebagai berikut:

Om amogha-padma-pasa krodhakarsaya praveshaya maha-pashupati-yama- varuna kuvera brahma-vesa-dhara padma-kula-samayan hum hum.

Mantra Agung yang hanya dengan melihat saja langsung menghapus seratus ribu kalpa dari karma buruk, maka ucapkanlah

Om Hanu Phasa Bhara Heye Svaha

skipper

Jumlah posting : 439
Join date : 27.11.08
Age : 28

Lihat profil user http://aryamahayana.forumup.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik