Arya Samantabhadra Dhyāna Namah Mahāyāna Sūtra

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Arya Samantabhadra Dhyāna Namah Mahāyāna Sūtra

Post by skipper on Sun Jan 01, 2017 12:57 am

MAHAYANA TRIPITAKA SUTTRAM



Arya Samantabhadra Dhyāna Namah Mahāyāna Sūtra

Demikianlah telah kudengar, pada satu waktu, sang Bhagavan sedang tinggal berdiam di ruang perkumpulan majelis bertingkat dua, di Mahāvana Vihāra, di Vaisali. Kemudian Dia menyapa semua Bhikshu, dengan mengatakan : "Setelah tiga bulan, Saya pasti akan memasuki Parinirvāna."

Kemudian sang Ayusma Ananda bangkit dari tempat duduknya, mengatur jubah bagian atasnya di satu bahu, menggabungkan telapak tangannya beranjali, melakukan pradakśina pada sang Buddha tiga kali, dan membungkuk kepada-Nya, berlutut dengan tangan beranjali, dan dengan penuh perhatian menatap sang Tathāgata dengan tidak mengalihkan matanya bahkan untuk sesaat. Mahākāśyapa Sthavira dan Maitreya Bodhisattva Mahāsattva juga bangkit dari tempat duduknya, dan dengan tangan beranjali menatap wajah sang Bhagavān.

Kemudian ketiga Pemimpin yang besar itu dengan satu suara menyapa sang Buddha, dengan berkata : "Bhagavan, setelah nirvāna sang Tathāgata, bagaimana para makhluk hidup bisa membangkitkan pikiran Bodhisattva, mempraktekkan Mahā Vaipulya Sūtra, Mahāyāna, dan merenungkan dunia dari satu kenyataan dengan pikiran yang benar? Bagaimana mereka menjaga agar tidak kehilangan pikiran untuk mencapai ke-Buddha-an yang tertinggi? Bagaimana, dengan tanpa memotong putus kebutuhan duniawi dan lima nafsu keinginan, mereka juga bisa memurnikan organ indera dan melenyapkan kesalahan mereka? Bagaimana, dengan mata murni alami yang diterima saat lahir dari orang tua mereka dan dengan tanpa meninggalkan lima nafsu keinginan, mereka bisa melihat kenyataan apa adanya tanpa halangan?"

Lalu sang Bhagavan berkata kepada Ananda : "Dengarlah dengan penuh perhatian, Ananda, Dengarlah dengan penuh perhatian ! Pertimbangkanlah pada apa yang akan Saya katakan ! Ingatlah dengan baik ! Di masa lampau, di atas gunung Grdhrakuta dan di tempat-tempat lainnya, sang Tathāgata telah secara luas menjelaskan jalan dari satu kenyataan. Namun sekarang, di tempat ini, untuk semua makhluk hidup dan mereka yang datang, yang menginginkan untuk mempraktekkan Mahā Dharma dari Dharma yang tertinggi dari Mahāyāna, dan untuk mereka yang ingin mempelajari praktek dari Samantabhadra dan mengikuti praktek dari Samantabhadra, sekarang Saya akan mengkhotbahkan Dharma itu yang telah diberikan sebelumnya."


skipper

Jumlah posting : 448
Join date : 27.11.08
Age : 28

Lihat profil user http://aryamahayana.forumup.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik