MANJUSRI BODHISATTVA

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

MANJUSRI BODHISATTVA

Post by Admin on Sun Dec 20, 2009 6:01 pm

Nama ini berasal dari bahasa
Sansekerta yang artinya Nasib baik yang mendatangkan kesuksesan yang
menakjubkan. di dalam agama Buddha mahayana, BODHISATTVA MANJUSRI dianggap
Pribadi Maha Agung yang telah memiliki kebijaksanaan tinggi di antara para
Bodhisattva.



Bersama-sama dengan Bodhisattva
Samantabhadra, Beliau merupakan pembantu utama Buddha Sakyamuni. di dalam
daftar semua Bodhisattva, Beliau termasuk yang paling utama di bidang
menegakkan Buddha Dhamma. Beliau juga dinamai Pangerannya Dharma.



Menurut kitab suci agama Buddha,
Sutra Shurangama Samadhi, Beliau telah menjadi Buddha pada kalpa-kalpa (
hitungan waktu berjuta-juta tahun ) dan dinamai Sang Tathatagata Yang Telah
Mengatasi atau Telah dapat membangunkan benih ular-naga atau Telah mampu
membangunkan Kundalini Saktinya, walau Beliau kini manifest sebagai pembantu
utama Hyang Buddha Sakyamuni, dan berada di sebelah kanannya.



Menurut sutra-sutra dan Sastra-Sastra
Buddhist, Beliau adalah Sang Guru dari banyak sekali pribadi-pribadi yang telah
menjadi Buddha di masa lampau. dengan kata lain, Beliau telah membimbing banyak
orang yang telah memetik buah ke-Buddha-an. dengan demikian, Bodhisattva
Manjusri kemudian dinamai Sang Ibunya para Buddha di Tiga Alam.



Di dalam sutra-sutra Buddhist,
terdapat banyak cerita yang memberi gambaran, bahwa beliau telah mengajarkan
kepada pribadi-pribadi yang mengadakan pembinaan diri dengan sarana
kebijaksanaan Beliau. manifestasi Beliau yang bersifat sementara di dalma
memegang pedang untuk memperkuat keberadaan Hyang Buddha atau ajaran Agama
Buddha itu mengungkapkan kebijaksanaan Beliau untuk melenyapkan keraguan-raguan
para Bodhisattva pedamping Hyang Buddha yang kurang mampu dalam memberikan
kecerahan, atau menolong untuk mencapai pencerahan agung pada orang lain, agar
mereka dapat memperdalam Dharma.



Beliau selalu mempergunakan kata-kata
yang negatif, yang berisi penantangan dan diucapkan secara tiba-tiba, untuk
memperingatkan manusia manusia yang berbuat salah.



Di dalam agama Buddha sekte Mahayana,
Beliau menggarisbawahi, pertama-tama, melalui metode metode atau cara-cara yang
sifatnya untuk dipakai sementara waktu saja ( bersifat provisional methods ).
di dalam sebuah sutra yang bernama Avatamsaka Sutra, beliau telah mendorong,
memacu seseorang yang bernama SUDHADE untuk mencari dharma hingga 53 kali.



Doktrin atau ajaran dari agama Buddha
Mahayana, Sekte Dhyana, adalah sama dengan ajaran dari Sang Bodhisattva
mengenai Pintu Dharma.


Sejak
Dinasti Hsin yang memerintah wilayah timur, umat Buddha di Tiongkok telah
mempercayai Bodhisattva Manjusri. Gunung Suci Wu Tai di Propinsi Shansi,
dikenal sebagai Bodhimandanya Bodhisattva Manjusri. Para penganut agama Buddha
yang mempercayai Bodhisattva Manjusri, menjadikan Gunung Suci tersebut sebagai
Pusat Kepercayaan Keagamaan.

Admin
Admin

Jumlah posting : 278
Join date : 02.04.08

Lihat profil user http://agama.forumakers.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik